Inilah Sumbangsih Ilmuwan Diaspora untuk Pendidikan

Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) siap mendukung upaya pemerintah mengembangkan bidang pendidikan di Indonesia. Pendidikan merupakan pilar utama dalam menciptakan generasi yang cerdas, baik dari sisi moral maupun ilmu pengetahuan. Untuk merealisasikan hal itu, I-4 telah menginisiasi dilakukannya kegiatan rutin berupa I-4 Talks dan kuliah online.

Juru bicara Divisi Media I-4, Muhammad Nurwegiono mengatakan, sejak dideklarasikan Juli 2009 I-4 sudah melakukan pendekatan ke Pemerintah Indonesia. Namun, hingga kini belum ada undangan resmi dari elemen Pemerintah Indonesia untuk melakukan diskusi agar I-4 bisa menyampaikan dukungannya kepada Pemerintah Indonesia.

“Kami siap memberikan dukungan dari berbagai bidang yang diperlukan Indonesia, mulai dari pendidikan, ekonomi, dan tata kota, atau bidang lain yang diperlukan Pemerintah Indonesia. Tapi yang paling kami inginkan dalam waktu dekat adalah dari sisi pendidikan dan tata kota,” katanya.

Ilmuwan

Dia mengatakan, I-4 Talks dan kuliah online dilaksanakan secara rutin melalui teleconference sejak 2013 dan masih terus dijalankan sampai sekarang. Kegiatan ini mendatangkan pembicara yang profesional di bidangnya serta teruji kecakapannya di dunia internasional dengan topik yang sedang hangat. Kedua program itu diselenggarakan setiap bulan minimal dua kali. I-4 bermitra dengan Radio PPI Dunia yang mana peran radio ini bisa membantu menjangkau semua pendengar baik di Tanah Air maupun di luar negeri yang terhubung dengan internet.

Menurut dia, saat ini banyak universitas di Indonesia yang ingin diadakan I-4 Talks dan kuliah online secara live di kampusnya. Karena, mereka mendapatkan ilmu dari orang-orang yang ahli di bidangnya dengan gratis. Setiap kali diadakan kegiatan rutin I-4 Talks dan kuliah online, banyak yang mengikutinya secara live streaming video, baik dari Indonesia maupun luar negeri. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, dalam dua bulan ke depan, rencananya I-4 akan membuat program baru yang bernama I-4 Talks goes to campus.

“Mereka bisa aktif bertanya kepada narasumber atau pembicara. Kami tak hanya membahas topik yang sifatnya penelitian, tetapi juga sampai ke topik mengenai bagaimana mendapatkan beasiswa ke Eropa, Amerika Serikat (AS), dan lain-lainnya,” ujar Muhammad.

Inilah sebagai salah satu wujud keinginan besar dari para mahasiswa yang ingin kampusnya dihadiri oleh I-4 untuk sharing knowledge dari para ilmuwan di luar negeri. I-4 berisi para ilmuwan, peneliti, dan dosen yang menghasilkan berbagai riset, yanng tinggal di luar negeri, baik untuk bekerja, tinggal menetap, dan sebagainya. I-4 dideklarasikan pada simposium internasional Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Den Haag pada Juli 2009.

Sejak didirikan, I-4 telah dan terus melakukan sosialisasi melalui seminar hingga workshop ke berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Medan, Makassar, Yogyakarta, Aceh, Jayapura, dan kota-kota lainnya hingga ke Malaysia, Mesir, Korea, Taiwan, Jepang, Swedia, Berlin, Paris, dan London. I-4 aktif dengan berbagai kegiatan baik secara offline maupun online hingga kepengurusan saat ini yaitu Dessy Irawati yang merupakan Ketua Umum I-4 periode 2013-2015. (Reportase: Tiffany Diahnisa)

Sumber http://swa.co.id/swa/trends/management/inilah-sumbangsih-ilmuwan-diaspora-untuk-pendidikan

Comments

comments