Category Archives: Berita dan Agenda

9 Hal yang Perlu Dihindari Dalam Pembentukan Pribadi Anak Sumber : 9 Hal yang Perlu Dihindari Dalam Pembentukan Pribadi Anak – Bidanku.com http://bidanku.com/9-hal-yang-perlu-dihindari-dalam-pembentukan-pribadi-anak#ixzz401V3xEHc

Menjadi orang tua dari seorang anak yang sudah menginjak usia balita sepertinya gampang-gampang susah ya. Saat anak masih balita, orang tua menjadi sangat toleran terhadap kondisi tertentu, namun adakalanya ketika beberapa anak sangat nakal orang tua akan kesulitan dalam menemukan situasi untuk menghadapinya dan bahkan tak jarang anda dibuat pusing bagaimana menemukan solusi yang tepat untuk mendidik anakbalitanya.

Sudah tidak diragukan lagi bahwa menjadi orang tua bukanlah perkara yang mudah, anda sebagai orang tua dituntut untuk menghasilkan anak yang mandiri dan penuh dengan tanggung jawab. Kesalahan kecil dalam mendidik anak bisa berakibat fatal yang juga dapat berakibat pada pola hidup dan kebiasaan anak itu sendiri.

Selain itu, anak balita belum dibekali kemampuan untuk bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk sehingga anak cenderung akan meniru dan mengadopsi cara-cara dan perilaku yang sering terjadi di kehidupannya. Untuk itulah, mengapa lingkungannya harus senantiasa dijaga. Bisa anda bayangkan, akan seperti apa jadinya jika lingkungan tempat anak anda tumbuh dipenuhi dengan hal-hal negative seperti halnya lingkungan yang ‘keras’. Meski tak selalu demikian, namun lingkungan memang amat berpengaruh pada kehidupan anak berikutnya, termasuk bagaimana pola orang tua dalam hal mendidik anak.

Perbedaan akan terlihat mencolok pada anak yang tumbuh dan dibesarkan dalam keluarga yang hangat dan penuh cinta dengan anak yang selalu mendapatkan pola didikan ‘keras’ dari orang tuanya. Sayangnya, tak banyak orang tua yang tahu bagaimana cara memberikan lingkungan yang baik bagi pertumbuhan optimal anak. Akibatnya, anakpun tumbuh tidak sebagaimana yang diharapkan. Untuk lebih mengenalkan bagaimana pola lingkungan yang baik untuk mendidik anak, berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat mendidik anak :

1.    Menuntut Kesempurnaan Diluar Batas Kemampuan Anak

Sikap anda dalam menuntut anak untuk menunjukkan kematangan sikap atau target tertentu yang pada umumnya berada diluar kemampuan dan jangkauan wajar yang dimiliki anak anda, hanya akan melahirkan anak yang terlalu berambisi pada semua hal. Memiliki ambisi pada sebuah tujuan memang hal yang baik, namun jika proses pencapaian itu sendiri tak pernah dihargai dan anak hanya mengedepankan kuantitas. Hal ini tidaklah baik untuk psikologisnya, bukan tidak mungkin saat anak beranjak dewasa ia akan melakukan apa saja asalkan apa yang telah menjadi targetannya bisa ia raih. Selain itu, menuntut anak dengan ‘keras’ hanya akan membuatnya stress dan trauma. Untuk itu, berikan kesempatan pada anak untuk mencoba-coba terlebih dahulu apa yang menjadi hobinya, dengan begitu seiring berjalannya waktu, ia akan mulai memaknai bahwa prestasi juga perlu diperhitungkan.

2.    Mengancam

Menghadapi anak yang sedikit susah diatur memang memusingkan bahkan tak jarang hal itu justru sedikit menjengkelkan. Namun perilaku mengancam meski secara halus maupun kasar tidak dibenarkan. Misalkan menghadapi anak yang sulit mengunyah makanan dengan menakuti bahwa giginya bisa ompong dan sebagainya hanya akan berdampak buruk. Mengancam dengan nada halus maupun tinggi tidak akan menyelesaikan masalah. Ancaman memang efektif agar membuat anak mau menuruti semua perintah kita, namun hal itu hanya bersifat sementara. Karena didasari pada rasa takut bukan kesadaran anak semata. Dan kelak jika si anak sudah mulai mengerti ia akan merasa dibohongi.

3.    Waspadai Perilaku Anda

Anak-anak cenderung akan meniru segala perilaku yang dilakukan oleh orang tuanya. Perilaku anda seperti berbicara dan berperilaku semuanya akan ditiru oleh anak. Untuk itu, sebaiknya lebih berhati-hati dalam berbicara dan bertindak ketika berada dihadapan buah hati. Salah-salah, mereka akan malah meniru semua perilaku anda termasuk dengan kebiasaan buruk anda.

4.    Terlalu Menekan

Sikap terlalu mengatur dan mengarahkan anak, tanpa memperhatikan hak anak untuk menentukan keinginan dan jalannya sendiri atau mengembangkan minat dan bakatnya pada bidang yang mereka cintai. Akan berakibat pada psikologisnya seperti akan menjadi lamban, tidak memiliki pendirian, selalu bekerja sesuai perintah layaknya robot, dan bukan tak mungkin menjadikan anak menjadi suka melawan saat ia mulai bisa membela diri nanti. Untuk itu, akan lebih baik jika anda memberikan kesempatan anak untuk memilih bidang mana yang mereka sukai. Misalkan saat anak senang mencoret-coret berikan kesempatan untuknya untuk menikmati hobinya tersebut dari sana anda bisa mulai mengarahkannya pada kegiatan melukis yang mana bakat tersebut akan berguna untuk hidupnya kelak.

5.    Terlalu Lemah

Terkadang saat anak rewel menginginkan sesuatu anda cenderung akan mengalah dengan memberikan apa yang mereka inginkan meskipun hal tersebut akan sedikit merepotkan anda. Namun pola didik seperti ini sebenarnya menyalahi aturan. Anak-anak diusia balita belum mengenal hak dan kewajiban. Akibatnya, anak menjadi penuntut, cenderung egois, impulsive (gampang melakukan tindakan tanpa melalui perhitungan panjang), dan tidak memperhatikan kepentingan orang lain. Untuk itulah, peran dan pola asuh orangtua yang baik amat dibutuhkan pada fase ini. Namun bukan berarti anda harus keras terhadap anak, hal yang paling penting untuk menumbuhkan kesadaran anak adalah sikap tegas anda terhadap anak.

6.    Melanggar Janji

Saat anda membuat janji pada anak kecil jangan pernah sesekali menganggapnya sebagai hal yang sepele dan bisa dilanggar karena mereka masih kecil. Anak di usia dini justru akan mengerti dengan lebih baik daripada yang anda bayangkan. Mereka akan mengerti apakah anda menunjukkan prioritas atau tidak terhadap mereka. Untuk membentuk pribadi anak yang lebih baik, ada baiknya jika anda juga menepati apa yang sudah anda janjikan pada anak.

7.    Ucapan Kasar

Di usia balita, si kecil akan mulai belajar mencontoh apa yang ia dengar dari orang-orang sekitar dan lingkungannya. Mereka akan menyerap apa yang mereka dengar dan saksikan dengan tanpa menyaring mana hal baik dan hal buruk. Untuk itu, jangan sekali-kali mengucapkan kata-kata kasar di depan anak. Terkadang orang tua lepas kendali dengan melepaskan kata-kata yang kurang pantas saat marah. Namun, akan lebih baik jika anda tidak menyebutkannya di depan anak.

8.    Mendorong Anak Terlalu Keras

Dukungan dan dorongan memang penting diberikan pada buah hati agar anak terpacu dan termotivasi untuk melakukan beragam hal yang positif. Namun ada hal yang harus anda waspadai adalah ‘mendorongnya’ secara berlebihan. Mungkin saat teman-teman seusianya bisa melakukan sesuatu, hal yang sama juga ingin dipaksakan pada anak sendiri. Alih-alih anak menjadi termotivasi, mereka malah akan tertekan dan depresi dibuatnya. Untuk itulah, sebaiknya sesuaikan porsi prestasi dengan kemampuan si kecil agar ia tidak terlalu terbebani.

9.    Terlalu Memanjakan Anak

Menghujani anak dengan terus-menerus membelikannya barang-barang mewah dan mahal atau memberikannya pelayanan istimewa, tanpa mempertimbangkan apa yang sesungguhnya mereka butuhkan. Hanya akan melahirkan anak dengan pribadi yang gampang bosan, kurang memiliki daya juang, dan kurang inisiatif. Untuk itulah, cukupkan pelayanan dengan apa yang dibutuhkan anak, sebelum ia terbiasa dengan perilaku anda yang ‘memanjakannya’.

Di usia balita anak-anak akan mulai menyerap segala informasi dan juga meniru segala tindakan dari orang-orang disekitarnya. Tentu ini masa-masa dimana seharusnya para orangtua memberikan bimbingan dan dituntut untuk lebih berhati-hati dalam bersikap.

Top 10 Makanan terbaik Untuk anak agar Cepat tumbuh dan tinggi

Top 10 Makanan terbaik Untuk anak agar Cepat tumbuh dan tinggi

Sebagai orang tua, pasti kita semua ingin supaya anak-anak kita bisa cepat tumbuh tinggi dan sehat bukan?. Tahukah Anda bahwa apa yang anak Anda makan berperan penting terhadap seberapa tinggi mereka bisa tumbuh?. Tapi agak sulit untuk melacak daftar makanan yang sangat panjang bukan?. Disini Kami akan membuat lebih mudah bagi Anda untuk menemukan apa yang terbaik yang anak butuhkan bagi pertumbuhannya.

10 Makanan terbaik Untuk Pertumbuhan Anak agar cepat tinggi, sehat dan kuat :

Jika Anda ingin anak-anak Anda bisa tumbuh lebih tinggi, ada makanan tertentu yang Andabutuhkan untuk mengintegrasikannya ke dalam diet mereka. Makanan super ini akan membantu anak-anak Anda dalam banyak hal, selain untuk meningkatkan tinggi badan mereka. Berikut adalah 10 makanan sehat yang akan membantu anak-anak Anda tumbuh lebih tinggi dan lebih kuat :

1 . telur :

Protein adalah nutrisi yang memainkan peran terbesar dalam meningkatkan tinggi badan anak-anak Anda, jadi jangan meremehkan manfaat telur bagi pertumbuhan anak. Telur adalah makanan tertinggi protein dan lemak baik, dan Anda bisa menyajikan omelet yang lezat atau telur rebus untuk sarapan mereka.

2 . susu :

Susu adalah sumber kalsium yang sangat bagus, dan sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan untuk kekuatan. Susu juga mengandung protein yang baik. Pastikan anak-anak Anda minum susu setiap hari, atau membuat hidangan lezat yang dipenuhi dengan kebaikan susu.

3 . kedelai :

Anak-anak Anda juga baik jika makan lebih banyak kedelai,  karena makanan ini adalah sumber protein nabati yang paling tinggi. Asam amino dari kedelai akan meningkatkan pertumbuhan tulang dan otot. Anda bisa membuat banyak resep lezat dengan kedelai atau makanan berbahan baku kedelai, seperti tempe dan tahu. Ibu pasti tahu, bagaimana cara memasak tempe atau tahu yang bisa menggugah selera anak-anak.

4 . oatmeal :

Makanan ini adalah makanan super yang juga kaya protein, serta memiliki kandungan lemak yang rendah. Otmeal adalah salah satu makanan sehat bagi siapa pun, sehingga pastikan anak-anak Anda untuk memakannya secara teratur agar cepat tumbuh lebih tinggi.

5 . ayam :

Resep yang mencakup ayam selalu disukai oleh anak-anak, jadi Anda tak perlu bingung untuk menyajikan makanan yang satu ini. Daging ayam dan unggas adalah daging yang sehat dan kaya protein.

6 . bayam :

Popeye selama ini memang benar, dan itulah yang bisa Anda beritahukan kepada anak-anak Anda !. Bayam adalah sayuran super yang tidak hanya akan memberikan anak-anak energi, juga menyediakan zat besi dan kalsium. Kedua nutrisi ini juga sangat penting untuk memastikan anak-anak dapat tumbuh tinggi!

7 . wortel :

Wortel terkenal kaya akan betakaroten yang akan dikonversi menjadi vitamin A, dimana yang akan membantu sintesis protein dalam tubuh. Wortel mentah lebih memiliki kandungan vitamin lebih tinggi, sehingga menambahkannya ke salad atau diekstrak mentah(jus wortel segar) setiap hari untuk memastikan mereka bisa tumbuh tinggi lebih cepat!

8 . buah :

Kita semua mungkin sudah tahu jika buah-buahan adalah makanan yang sangat penting bagi pertumbuhan anak yang sehat dan kuat. Buah yang kaya akan vitamin A seperti mangga, melon dan buah persik, pepaya, dll akan membantu anak-anak Anda bisa tumbuh lebih tinggi dan memiliki tulang yang kuat.

[Baca juga: Seberapa pentingnya Vitamin A bagi pertumbuhan Anak ]

9 . Biji-bijian :

Dapatkan anak-anak Anda makan makanan dari gandum setiap kali mereka mau!. Biji-bijian adalah pilihan yang sehat, karena mereka kaya akan vitamin B dan zat besi. Roti gandum dan pasta serta sereal adalah pilihan yang mengagumkan jika Anda ingin anak-anak Anda untuk tumbuh lebih tinggi!. Nasi adalah makanan pokok Kita, jadi jangan terlewatkan untuk diberikan kepada anak anak.

10 . yogurt :

Yogurt merupakan sumber Vitamin D dan kalsium yang baik, dan keduanya sangat penting bagi pertumbuhan anak dalam hal tinggi badan. Jika anak-anak Anda tidak menggemari yogurt, keju bisa menggantikannya karena makanan ini juga kaya akan protein, kalsium dan vitamin D.

Jika Anda ingin anak-anak Anda bisa cepat tumbuh dan tinggi, cobalah untuk memberikan kepada mereka, dan lihat hasilnya kemudian yang luar biasa. Mereka tidak hanya akan tumbuh lebih tinggi, akan tetapi juga akan menjadi kuat dan sehat !

– See more at: http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/top-10-makanan-terbaik-untuk-anak-agar-cepat-tumbuh-dan-tinggi.html#sthash.KBaV7Git.dpuf

Materi Seminar “Guruku Idolaku”

Guruku, Idolaku (unnar-seminar)

7 Cara Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak

7 Cara Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak

By : Rianti Fajar

Kegemaran anak dalam membaca sangat ditentukan oleh orangtua. Dengan kata lain, menumbuhkan minat baca anak mau tidak mau, dipengaruhi oleh peran orangtua. Anak akan gemar membaca bila mulai dibiasakan oleh orangtua sejak dini. Jadikan membaca sebagai kebiasaan agar Anda tidak perlu memaksa anak untuk rajin membaca di masa dewasanya kelak. Dengan banyak membaca, maka akan semakin banyak juga ilmu dan pelajaran yang bisa didapatkan anak.

Berikut tips praktis yang bisa Anda lakukan untuk menumbuhkan minat baca pada anak:

  1. Bacakan buku bergambar.

Untuk anak-anak berusia di bawah lima tahun, buku bergambar akan sangat menarik perhatian mereka. Mulailah perkenalkan mereka dengan buku cerita atau dongeng. Kemudian bacakan dongeng secara rutin, misalnya saat sebelum tidur. Selain dapat menumbuhkan minat baca, membacakan dongeng sebelum tidur juga dapat meningkatkan kedekatan Anda dengan anak.

  1. Berikan pertanyaan.

Setelah membacakan buku, berikanlah pertanyaan berdasarkan apa yang sudah Anda bacakan. Dengan begitu anak akan terstimulasi untuk membaca, atau minimal melihat gambar di dalam buku untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan Anda.

  1. Peluk anak saat membaca.

Pelukan dapat membuat anak merasa nyaman, sehingga dapat menyerap dengan baik setiap pesan yang terdapat dalam buku yang Anda bacakan. Selain itu kelak anak juga akan merasa lebih percaya diri saat harus membacakan buku cerita di depan orang lain.

  1. Hubungkan dengan kejadian sehari-hari.

Saat membacakan buku, Anda dapat menghubungkannya dengan kejadian sehari-hari yang pernah anak alami. Hal ini dapat meningkatkan daya ingat anak, akan kejadian yang pernah dialami dan isi buku yang dibacakan. Sehingga kelak dia akan kembali membaca buku untuk menemukan berbagai kejadian yang berhubungan dengan kehidupannya.

  1. Jangan langsung menutup buku.

Setelah selesai membacakan buku, sebaiknya Anda jangan langsung menutup buku dan mengakhiri kegiatan membaca. Cobalah ciptakan komunikasi lebih lanjut, misalnya dengan bertanya pendapat anak mengenai tokoh yang ada pada buku yang dibaca. Selain meningkatkan minat baca, hal ini juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan meningkatkan kemampuan anak untuk berpikir.

  1. Jangan malu untuk menirukan suara.

Saat membacakan cerita, tidak perlu malu untuk menirukan suara tokoh yang menjadi karakter dalam cerita. Bila tokoh utamanya adalah seekor sapi, buatlah suara seperti sapi. Hal ini akan membuat membaca menjadi sebuah kegiatan yang lebih menyenangkan.

  1. Jangan menyerah.

Saat anak menunjukkan rasa bosan ketika Anda sedang membacakan cerita, biarkan ia beranjak. Namun jangan berhenti membaca. Tetap bacakan cerita dengan intonasi dan suara semenarik mungkin, hingga anak kembali tertarik. Walaupun ia tak juga menghampiri Anda, paling tidak, suara Anda membacakan cerita tersebut, akan terus terngiang-ngiang.

http://www.1health.id/id/article/category/ibu-dan-anak/7-cara-menumbuhkan-minat-baca-pada-anak.html

Penerapan kurikulum paud 2013

Tahun 2015 merupakan masa transisi penerapan K13 PAUD. Hal ini karena proses sosialisasi kurikulum tersebut juga masih terbatas. Di samping itu, walau dipelajari secara otodidak banyak bagian dari kurikulum itu yang sulit dipahami oleh guru maupun dosen. Yang lebih sulit lagi adalah mengubah mind set dalam membuat perencanaan pembelajaran maupun dalam melaksanakan pembelajaran.